view sourceprint?
My Blog Life ^_^

The Social Network Trailer

KIngdom Hearts 3 Trailer

Sabtu, 25 Desember 2010

Arsenal F.C

Arsenal Football Club (dikenal pula sebagai Arsenal atau The Gunners) adalah klub profesional Inggris yang berbasis di daerah London Utara, London. Klub ini kini bermain di Liga Utama Inggris.
Sejarah klub
Era 1886-1980
Arsenal didirikan di daerah Woolwich, bagian tenggara kota London pada 1886 dengan nama Dial Square, lalu dengan cepat berganti nama menjadi Royal Arsenal. Tahun 1891 nama mereka diganti menjadi Woolwich Arsenal. Pada tahun 1913, klub ini pindah ke wilayah utara, tepatnya di daerah Highbury dan membangun Stadion Highbury, yang menjadi markas baru mereka. Saat pindah lokasi itulah, nama depan klub mereka, yaitu Woolwich dihapus sehingga hanya nama Arsenal yang tersisa. Selain itu karena lokasi stadion Arsenal dekat dengan markas Tottenham Hotspur, maka tak heran jika pertandingan Arsenal vs Tottenham Hotspur disebut "North London derby" dan merupakan salah satu derby terpanas di London.
Kejayaan Arsenal di persepak bolaan Inggris pertama kali diawali oleh pelatih Herbert Chapman yang melatih pada rentang tahun 1925-35 dan berhasil menjuarai beberapa kompetisi domestik Inggris (Piala FA, titel Liga Utama, dan Charity Shield) sekaligus mendominasinya dan menjadikan Arsenal sebagai kekuatan paling dominan di Inggris saat itu. Pada rentang 1940an-1960an, Arsenal hanya dapat menambah sedikit koleksi gelar domestiknya. Pada awal 1970an, Arsenal berhasil prestasi terbaik Arsenal di Eropa pertama kali yang terjadi pada musim 1969-70, di ajang Fairs Cup (pendahulu dari Piala UEFA). Arsenal menjadi juara untuk pertama kalinya dan sekaligus terakhir di ajang Fairs Cup (Fairs Cup diganti Piala UEFA sejak musim 1971-72) setelah berhasil mengalahkan klub R.S.C. Anderlecht dengan agregat 4-3 (dengan sistem home and away) Saat itu, klub ini dilatih oleh Bertie Mee. Sepanjang tahun 1980an, Arsenal berhasil menambah koleksi Arsenal dengan beberapa gelar domestik, tapi tidak dengan gelar dari kompetisi Eropa.
Era 1990-sekarang
Di tahun 1991, Arsenal menjadi juara bersama dengan Tottenham di Community Shield setelah hasil kedudukan imbang 0-0 (saat itu, jika kedudukan seri maka kedua tim dianggap juara) . Puasa Arsenal akan gelar dari kompetisi Eropa akhirnya hilang setelah pada musim 1993-94, ditangan pelatih George Graham, Arsenal kembali juara di kancah Eropa, tepatnya di ajang Piala Winners setelah mengalahkan klub Parma FC dengan skor 1-0. Pada musim berikutnya, Arsenal kembali berhasil ke final di ajang yang sama, tapi kali ini mereka dikalahkan oleh Real Zaragoza dengan skor 2-1.
Kedatangan pelatih Arsène Wenger ke Arsenal pada tahun 1996 berhasil membuat Arsenal kembali berjaya dan berhasil merusak dominasi Manchester United di Liga Utama Inggris pada saat itu. Arsenal pun dibawanya berhasil menjadi runner-up di ajang Piala UEFA pada tahun 2000 setelah melawan Galatasaray lewat adu penalti 4-1 setelah kedudukan imbang. Pada musim 2003-04 hingga awal musim 2004-05, Arsenal berhasil mencetak rekor 49 pertandingan tak terkalahkan dan mematahkan rekor milik Nottingham Forest F.C. (42 kali) yang merupakan rekor tak terkalahkan terpanjang di dalam sejarah sepak bola Inggris. Pada musim 2005-06, Arsenal kembali meraih prestasi di kancah Eropa dengan menjadi finalis Liga Champions setelah dikalahkan FC Barcelona 2-1 di Stade de France, Paris.
Arsenal di masa kepelatihan Wenger mempunyai kebijakan yang bagus dalam pembinaan pemain-pemain muda yang tadinya tidak berkualitas maupun pemain berkualitas tapi kurang dikenal menjadi pemain yang mampu menunjukan telenta-talenta yang sangat luar biasa sekaligus diincar klub papan atas Eropa. Selain itu, Arsenal mempunyai kebijakan pemberian kontrak pada pemain yang telah berumur 30 tahun keatas, yaitu tidak lebih dari satu musim saja.
Stadion
Sejak berdiri, Arsenal beberapa kali pindah stadion. Mulai dari memakai sebuah lapangan di Woolwich yang bernama Manor Ground, lalu pindah ke London Utara, sekaligus membangun Stadion Highbury dan dipakai pertama kali dipakai pada tahun 1913. Stadion ini dipakai Arsenal hingga pada musim 2005/06 (atau berusia kurang lebih 93 tahun). Pertandingan terakhir yang digelar di Stadion Highbury adalah Liga Utama Inggris, yaitu Arsenal vs Wigan Athletic yang berhasil dimenangkan oleh Arsenal dengan skor 4-2 dengan tiga gol dari Thierry Henry. Stadion ini diganti, dikarenakan kapasitasnya yang terlalu kecil dibanding stadion klub-klub lain, seperti Chelsea F.C..
Sejak bulan Juli 2006 sampai sekarang, klub ini menempati markas barunya, Stadion Emirates yang berkapasitas 60.500 kursi dan terletak di Ashburton Grove dan peresmian pemakaian Stadion Emirates sekaligus pertandingan pertama yang digelar adalah dengan diadakannya sebuah pertandingan persahabatan antara Arsenal dengan para pemain legenda Belanda untuk perpisahan Dennis Bergkamp, seorang mantan penyerang Arsenal.








Daftar pemain
Tim utama
Hingga 18 Oktober 2010.[1]
No. Posisi Nama pemain
1 GK
Manuel Almunia

2 MF
Abou Diaby

3 DF
Bacary Sagna

4 MF
Cesc Fàbregas

5 DF
Thomas Vermaelen

6 DF
Laurent Koscielny

7 MF
Tomáš Rosický

8 MF
Samir Nasri

10 FW
Robin van Persie

11 FW
Carlos Vela

14 FW
Theo Walcott

15 MF
Denílson

No. Posisi Nama pemain
17 MF
Alex Song

18 DF
Sébastien Squillaci

19 MF
Jack Wilshere

20 DF
Johan Djourou

21 GK
Łukasz Fabiański

22 DF
Gaël Clichy

23 MF
Andrei Arshavin

27 MF
Emmanuel Eboué

28 DF
Kieran Gibbs

29 FW
Marouane Chamakh

52 FW
Nicklas Bendtner

53 GK
Wojciech Szczęsny


[sunting] Cadangan
Hingga 3 November 2010.
No. Posisi Nama pemain
34 MF
Chuks Aneke
35 MF
Emmanuel Frimpong

37 DF
Daniel Boateng
39 FW
Roarie Deacon
40 DF
Craig Eastmond

41 MF
Jay Emmanuel-Thomas

No. Posisi Nama pemain
44 MF
Conor Henderson
49 FW
Rhys Murphy

50 DF
Håvard Nordtveit

55 GK
James Shea
57 FW
Gilles Sunu

58 DF
Nicholas Yennaris

[sunting] Dipinjamkan
No. Posisi Nama pemain
16 MF
Aaron Ramsey (di Nottingham Forest hingga Januari 2011)

24 GK
Vito Mannone (di Hull City hingga Januari 2011)

30 DF
Armand Traoré (di Juventus hingga Juli 2011)

33 FW
Benik Afobe (di Huddersfield Town hingga 4 Desember 2010)

38 DF
Thomas Cruise (di Carlisle United hingga 3 Desember 2010)

42 DF
Cedric Evina (di Oldham Athletic hingga Januari 2011)

No. Posisi Nama pemain
45 DF
Gavin Hoyte (di Lincoln City hingga Januari 2011)

46 MF
Henri Lansbury (di Norwich City hingga 20 December 2010)
54 MF
Mark Randall (di Rotherham United hingga Januari 2011)

— MF
Nacer Barazite (di Vitesse hingga Juli 2011)

— DF
Kyle Bartley (di Sheffield United hingga Juli 2011)

— MF
Francis Coquelin (di Lorient hingga Juli 2011)

— MF
Sanchez Watt (di Leeds United hingga Juli 2011)



Read More......

Jumat, 24 Desember 2010

Membuat Efek Marquee atau Teks Berjalan

Marquee adalah kode HTML yang berguna untuk membuat teks berjalan. Dengan memasang marquee ini, blog kita akan terlihat lebih hidup dan dapat menghemat ruangan pada blog kita.

Ada beberapa efek marquee yang dapat kita buat seperti: teks bergerak kesatu arah, bergerak bolak balik, bergerak keatas, bergerak sekali saja, dan lain-lain.

Efek-efek ini timbul karena adanya perpaduan dari beberapa fungsi yang disebut dengan attributes. Sebelum kita mulai, mari kita pelajari dulu fungsi dari masing-masing atributes.
Beberapa attributes yang sering digunakan dalam marquee yaitu:

1. Behavior : untuk mengatur gaya gerakan pada teks.
Ada 3 gaya gerakan yang bisa digunakan yaitu :

* Alternate : Teks bergerak bolak-balik
* Slide : Teks hanya bergerak sekali saja
* Scroll : Teks bergerak ke satu arah secara kontinu

2. Direction : mengatur arah gerakan teks.
Ada 4 arah gerakan yang bisa digunakan yaitu :

* Up : Teks bergerak keatas
* Down : Teks bergerak kebawah
* Left : Teks bergerak kekiri
* Right : Teks bergerak kekanan

3. Face : Untuk mengatur font teks seperti : arial, verdana, times new roman, courier, dan lain-lain. Anda bisa menggunakan semua jenis font yang tersimpan pada komputer Anda

4. Color : Untuk mengatur warna teks, seperti : "black", "green", "blue", "red", "yellow", dan lain-lain. Anda juga bisa menggunakan kode warna untuk menghasilkan warnanya, seperti: "#fffff", "#ff5a00", "#abb0b5", dan lain-lain. Belum tau cara menghasilkan kode warna. Baca disini

5. Width : Untuk mengatur panjang ruangan teks dalam satuan pixel.

6. Height : Untuk mengatur lebar ruangan teks dalam satuan pixel.

7. Bgcolor : Untuk mengatur warna background, seperti: "black", "green", "blue", "red", "yellow", dan lain-lain. Jika Anda ingin menghilangkan warna background gunakan "transparent".

8. Scrolldelay: Untuk mengatur waktu tunda gerakan dalam satuan mili detik.

9. Scrollamount: Untuk mengatur kecepatan gerakan dalam satuan pixel.

10. Loop: untuk mengatur jumlah pengulangan.

Itulah beberapa attributes yang sering digunkan untuk membuat efek marquee atau teks berjalan. Berikut saya akan memberikan beberapa contoh efek marquee:

Contoh 1: Efek teks berjalan bolak-balik secara horizontal:
kode:
*font face="arial" color="black" size="4"#*marquee direction="right" behavior="alternate" direction="right" scrollamount="2" height="20px" scrolldelay="10" bgcolor="orange" width="450px"#Welcome To My Blog*/marquee#*/font#

Contoh 2: Efek teks berjalan bolak-balik secara vertikal:
kode:
*font face="verdana" color="yellow" size="4"#*marquee direction="up" behavior="alternate" scrollamount="2" height="100px" scrolldelay="10" bgcolor="green" width="450px"#Welcome To MyBlog*/marquee#*/font#

Contoh 3: Efek teks berjalan kekanan secara kontinue:
kode:
*font face="times" color="green" size="4"#*marquee direction="right" behavior="scroll" scrollamount="3" height="20px" scrolldelay="10" bgcolor="yellow" width="450px"#Welcome To MyBlog*/marquee#*/font#

Contoh 4: Efek teks berjalan kekiri sekali saja:
kode:
*font face="courier" color="red" size="4"#*marquee direction="left" behavior="slide" scrollamount="1" height="20px" scrolldelay="100" bgcolor="blue" width="450px"#Welcome To MyBlog*/marquee#*/font#

Contoh 5: Efek teks berjalan kekanan tiga kali:
kode:
*font face="courier" color="blue" size="4"#*marquee direction="right" loop="3" behavior="slide" scrollamount="1" height="20px" scrolldelay="100" bgcolor="red" width="450px"#Welcome To MyBlog*/marquee#*/font#

Contoh 6: Efek Bounce:
kode:
*font face="comic sans ms" color="orange" size="4"#*marquee scrolldelay="10" behavior="alternate" direction="up" width="450px" scrollamount="2" height="100px" bgcolor="black"#*marquee scrolldelay="10" behavior="alternate" direction="left" scrollamount="2"#Panduan membuat blog*/marquee#*/marquee#*/font#

catatan:
ganti simbol * dengan < ganti simbol # dengan >

Read More......